Ternyata menjadi sebuah keputusan yang tepat ketika memilih untuk meninggalkan ibukota Jakarta.
Juli 2004, ya... tepat disaat nusantara tercinta ini kembali menggeliat untuk menentukan pemimpinnya yang baru.
Selamat tinggal PMI (pondok mertua indah), sebuah lingkungan yang indah sebenarnya (klo tiap pagi dan setiap hal-nya gag kayak keluarga "MARKUM", he...he...he...)
Menginjakkan kaki pertama bersama keluarga kecil di kota harapan (buat aq serta anak dan istri q) memang sangat berkesan, rumah yang kata orang betawi ber-type 4L (Lu Lagi Lu Lagi; ngontrak pula) yang berhalaman luas, bersama qt buat sedemikian rupa menjadi sebuah istana yang nyaman dan tentram.
Berkumpul dengan anak-istri hanya 2-3 hari dalam seminggu menjadi awal kehidupan yang sangat berat, tapi bagaimana lage... pekerjaan yang nuntut kayak gitu (maklum kayak tim sirkus, yang kerjanya setiap minggu pindah dari kota satu ke kota lainnya).
Tapi.... ternyata awal yang berat itu... tetap nyaman dan nikmat untuk qt jalanin, so happy... n enjoy....
Rabu, 14 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar